Bisnis

7 Cara Memulai Usaha Minuman Dari Perizinan Hingga Lokasi

Diterbitkan pada

Telah diupdate pada

Ditulis oleh Muslim

Disupervisi oleh Melawati, Purwanto

Banyak orang ingin memulai usaha minuman brand sendiri untuk mendapatkan penghasilan tambahan atau bahkan menjadi pemilik bisnis. Namun, memulai sebuah bisnis tidaklah mudah. Dibutuhkan modal, persiapan matang, dan juga ide bisnis yang tepat agar bisnis bisa berjalan dan menghasilkan keuntungan. Salah satu peluang bisnis yang cukup menjanjikan adalah membuka usaha minuman.

Namun ironisnya, banyak yang gagal dalam usaha ini karena kurang persiapan. Akibatnya rugi besar baik secara materi dan mental. Apalagi dengan persaingan yang semakin ketat, menjadikan usaha minuman bukanlah hal yang mudah. Lalu bagaimana tips memulai dan menjalankan usaha minuman agar sukses dan mendapatkan untung besar?

Nah, dengan panduan lengkap dalam artikel ini Anda akan mendapatkan edukasi berharga tentang seluk-beluk memulai dan mengembangkan bisnis minuman. Mulai dari memilih lokasi, menentukan modal dan pembukuan, hingga strategi promosi yang ampuh untuk menarik pelanggan. Dengan memahami ini semua, kesempatan mendapatkan penghasilan tambahan dari bisnis minuman bisa makin terbuka lebar.

1. Pemilihan Lokasi Usaha yang Strategis

7 Cara Memulai Usaha Minuman Dari Perizinan Hingga Lokasi 1

Memulai bisnis minuman kekinian membutuhkan pemilihan lokasi yang strategis. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih lokasi usaha minuman:

Memahami Target Pasar

Sebelum memilih lokasi usaha minuman, penting untuk memahami target pasar yang akan dilayani. Apakah target pasar adalah anak muda, keluarga, atau pekerja kantoran? Dengan memahami target pasar, Anda dapat menyesuaikan menu dan strategi pemasaran yang tepat.

Baca artikel kami yang membahas tentang analisa target pasar untuk bisnis minuman gluta.

Baca juga   7 Ide Jualan Minuman Ramadhan yang Menguntungkan

Memilih Lokasi yang Mudah Diakses

Lokasi usaha minuman yang mudah diakses akan memudahkan pelanggan untuk datang ke tempat Anda. Pilihlah lokasi yang dekat dengan tempat-tempat yang sering dikunjungi oleh target pasar, seperti pusat perbelanjaan, kampus, atau perkantoran.

Menjelajahi Potensi Pasar di Sekitar Lokasi

Sebelum memilih lokasi usaha minuman, lakukan survei terlebih dahulu untuk mengetahui potensi pasar di sekitar lokasi. Apakah sudah ada bisnis minuman serupa di sekitar lokasi? Jika sudah, coba cari tahu apa kekurangan dari bisnis minuman tersebut dan bagaimana Anda dapat menawarkan sesuatu yang berbeda.

2. Menyiapkan Modal Awal Usaha

berapa modal usaha minuman

Setelah menentukan lokasi usaha minuman, hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah modal awal usaha. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

Menghitung Biaya Operasional

Sebelum memulai bisnis minuman, hitunglah terlebih dahulu biaya operasional yang dibutuhkan. Biaya operasional meliputi biaya sewa tempat, bahan baku, peralatan, dan gaji karyawan. Pastikan bahwa modal awal yang Anda miliki cukup untuk menutupi biaya operasional selama beberapa bulan ke depan.

Pelajari juga beragam jenis modal usaha berdasarkan skala usaha dan cara menghitung modal usaha minuman.

Mencari Sumber Modal

Jika modal awal yang Anda miliki tidak cukup, carilah sumber modal tambahan. Anda dapat mencari pinjaman dari bank atau investor, atau mencari mitra usaha yang dapat membantu membiayai bisnis minuman Anda.

Seperti dilansir dari laman majoo, ada beberapa sumber permodalan usaha yang dapat anda manfaatkan, yaitu:

  1. Kredit Usaha Rakyat (KUR)
  2. Kredit Tanpa Agunan (KTA)
  3. Modal dari Investor
  4. Venture Capital
  5. Pinjam Saudara atau Teman
  6. Pinjam Bank
  7. Rekan Kerja
  8. Menjual Aset
  9. Pesangon
  10. Kompetisi Wirausaha atau Ide Produk

Menentukan Rencana Keuangan

Setelah memiliki modal awal yang cukup, buatlah rencana keuangan yang jelas. Rencana keuangan harus mencakup proyeksi pendapatan dan pengeluaran selama beberapa bulan ke depan. Dengan memiliki rencana keuangan yang jelas, Anda dapat mengelola keuangan bisnis minuman dengan lebih efektif.

3. Menciptakan Menu Minuman yang Menarik

cara memulai usaha minuman

Menu yang menarik dan berkualitas adalah kunci kesuksesan bisnis minuman kekinian. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menciptakan menu yang menarik:

Menyesuaikan Menu Minuman dengan Target Pasar

Sesuaikan menu dengan target pasar yang akan dilayani. Jika target pasar adalah anak muda, coba tawarkan minuman yang unik dan instagramable. Jika target pasar adalah keluarga, tawarkan minuman yang sehat dan menyegarkan.

Baca juga   Peluang Bisnis Minuman Milkshake Untuk UMKM

Menjaga Konsistensi dan Kualitas Produk

Konsistensi dan kualitas produk sangat penting dalam bisnis minuman. Pastikan bahwa setiap minuman yang dihasilkan memiliki rasa dan kualitas yang sama setiap kali dibuat. Hal ini akan membuat pelanggan merasa puas dan kembali lagi ke tempat Anda.

Mengembangkan Menu yang Berbeda dari Kompetitor

Coba kembangkan menu yang berbeda dari kompetitor. Tawarkan minuman yang unik dan tidak bisa ditemukan di tempat lain. Hal ini akan membuat pelanggan tertarik untuk mencoba minuman Anda.

4. Strategi Harga

menghitung harga produk

Ada 2 komponen utama dalam menentukan harga jual minuman, yaitu:

  1. Modal produksi Mencakup semua biaya untuk memproduksi minuman, seperti bahan baku, kemasan, tenaga kerja, dan lainnya.
  2. Keuntungan Target keuntungan yang diinginkan dari penjualan minuman. Besaran keuntungan biasanya dinyatakan dalam persentase.

Rumus menghitung harga jual adalah: Modal Produksi / Unit + (Modal Produksi x Persentase Keuntungan)

Sebagai contoh, jika modal memproduksi 1 gelas es teh manis Rp2.000 dan menargetkan keuntungan 30%, maka harga jualnya: Rp2.000 + (Rp2.000 x 30%) = Rp2.600.

Selanjutnya, dari harga tersebut anda dapat menerapkan pricing strategy. Beberapa strategi penetapan harga (pricing strategy) pada minuman antara lain:

  1. Cost-plus pricing: menetapkan harga berdasarkan modal produksi ditambah jumlah keuntungan tertentu.
  2. Value-based pricing: menetapkan harga berdasarkan nilai produk yang diberikan kepada konsumen.
  3. Penetration pricing: menetapkan harga lebih murah dari pesaing untuk menarik pembeli dan mendapatkan pangsa pasar.
  4. Psychological pricing: menetapkan harga tertentu yang dapat secara psikologis mendorong keputusan pembelian konsumen, seperti harga Rp25.000 atau Rp50.000.
  5. Price skimming: menetapkan harga tinggi saat produk baru diluncurkan untuk memanfaatkan konsumen “innovator”, lalu perlahan menurunkan harga.

5. Menerapkan Strategi Pemasaran

strategi pemasaran

Setelah memiliki menu yang menarik, hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah strategi pemasaran. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

Membuat Branding yang Menarik

Buatlah branding yang menarik dan mudah diingat oleh pelanggan. Branding yang baik akan membuat bisnis minuman Anda mudah dikenal dan diingat oleh pelanggan.

Memanfaatkan Media Sosial

Manfaatkan media sosial untuk mempromosikan bisnis minuman Anda. Buatlah akun media sosial yang aktif dan postinglah konten yang menarik dan berkualitas. Hal ini akan membuat bisnis minuman Anda semakin dikenal oleh pelanggan.

Baca juga   Mau Usaha Boba? Baca Analisis SWOT & Kunci Sukses Bisnis

Menjalin Kerjasama dengan Komunitas Lokal

Jalinlah kerjasama dengan komunitas lokal untuk mempromosikan bisnis minuman Anda. Anda dapat mengadakan event atau promosi bersama dengan komunitas lokal untuk menarik perhatian pelanggan.

Baca juga artikel kami tentang strategi pemasaran melalui sistem waralaba (franchise).

6. Legalitas dan Perizinan Usaha

Legalitas dan perizinan usaha sangat penting dalam bisnis minuman. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Memahami Persyaratan Perizinan Usaha Minuman

Sebelum memulai bisnis minuman, pastikan bahwa Anda telah memahami persyaratan perizinan usaha minuman yang berlaku di daerah Anda. Persyaratan perizinan dapat berbeda-beda tergantung pada daerah masing-masing.

Mendaftarkan Usaha ke Badan Pemerintah Terkait

Setelah memahami persyaratan perizinan, daftarkan usaha minuman Anda ke badan pemerintah terkait. Pastikan bahwa semua dokumen dan persyaratan telah terpenuhi sebelum memulai bisnis minuman.

Menjaga Kepatuhan terhadap Peraturan dan Undang-Undang

Selalu patuhi peraturan dan undang-undang yang berlaku dalam bisnis minuman. Hal ini akan menjaga bisnis minuman Anda agar tetap berjalan dengan lancar dan tidak terkena masalah hukum.

7. Mengelola Keuangan

7 Cara Memulai Usaha Minuman Dari Perizinan Hingga Lokasi 7

Mengelola keuangan dengan baik sangat penting dalam bisnis minuman. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengelola keuangan bisnis minuman:

Membuat Laporan Keuangan yang Akurat

Buatlah laporan keuangan yang akurat dan teratur. Laporan keuangan akan membantu Anda dalam mengelola keuangan bisnis minuman dengan lebih efektif.

Salah satu kesalahan fatal yang kerap dilakukan oleh pengusaha pemula adalah mengabaikan laporan keuangan bisnisnya. Padahal, laporan keuangan sangat penting guna memastikan usaha minuman Anda tetap sehat dan berkembang. Dengan laporan keuangan, Anda bisa melacak semua arus uang masuk dan keluar. Sehingga bisa mengendalikan dan meningkatkan keuntungan.

Laporan keuangan juga membantu mendeteksi masalah sedini mungkin. Misalnya, omset penjualan yang fluktuatif, biaya overhead yang terlampau besar, atau bahkan kecurangan oknum karyawan. Dari data laporan keuangan pula Anda bisa mengambil keputusan strategis seperti perlu tidaknya cabang baru, kenaikan harga produk, promosi besar-besaran, dan lainnya.

Oleh karena itu, disiplinlah membuat laporan keuangan bisnis minuman setiap bulan.

Mengelola Kas dan Pemasukan

Mengelola kas dan pemasukan dengan baik akan membantu Anda dalam mengelola keuangan bisnis minuman. Pastikan bahwa kas dan pemasukan selalu tercatat dengan baik dan tidak ada kebocoran dana.

Memantau Kinerja Keuangan secara Berkala

Pantau kinerja keuangan bisnis minuman secara berkala. Dengan memantau kinerja keuangan, Anda dapat mengetahui apakah bisnis minuman Anda mengalami kenaikan atau penurunan pendapatan.

Kesimpulan

Hingga di sini Anda sudah mendapatkan beragam panduan mulai dari memilih lokasi, menyiapkan modal, hingga laporan keuangan untuk usaha minuman. Semua itu tentu akan sangat bermanfaat untuk mewujudkan bisnis minuman sukses nan menggiurkan.

Namun tindakan nyata harus segera dilakukan! Jangan sampai ilmu berharga ini hanya sekedar masuk telinga kiri keluar kanan. Mulailah survei lokasi, hitung perkiraan modal dan kebutuhan alat, siapkan izin usaha, dan langkah pasti lainnya.

Semoga informasi dan panduan di artikel ini bisa jadi batu loncatan solid memulai usaha minuman kekinian! Selanjutnya, baca artikel kami tentang peluang usaha minuman sehat.

5/5 - (23 votes)

2 pemikiran pada “7 Cara Memulai Usaha Minuman Dari Perizinan Hingga Lokasi”

  1. untuk selanjutnya dalam bisnis minuman,kiranya dapat diberikan referensi peralatan dan nilai ROI atas pembelian peralatan dengan penjualan produk minuman

Tinggalkan komentar

Hubungi kami untuk konsultasi produk dan informasi penawaran harga maklon terbaru