peluang usaha franchise

Peluang Usaha Jual Bubuk Minuman di Indonesia: Franchise vs Retail

Peluang usaha dengan jual bubuk minuman di Indonesia dapat dimaksimalkan dengan strategi franchise dan retail. Kedua jenis strategi usaha tersebut tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Semua tergantung dari potensi dan keinginan Anda sebagai pelaku bisnis. Anda pun sebaiknya mencari tahu dan melakukan survey terlebih dahulu, agar bisa menentukan jenis bisnis mana yang akan dipilih.

Minuman bubuk, seperti kopi dan coklat, sendiri memang sedang menjadi tren di Indonesia sehingga tak heran bila banyak pebisnis yang mulai melirik bisnis ini. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah jenis bisnis apa yang dipilih. Franchise atau waralaba adalah bisnis yang mengandalkan kemitraan, sedangkan retail lebih mengacu kepada usaha yang dibangun sendiri dengan sistem penjualan eceran secara langsung.

Lalu kira-kira manakah jenis usaha yang terbaik diantara keduanya? Yuk kita simak ulasan maklonminuman.co.id berikut ini.

Apa itu Frachise atau Waralaba bisa jadi Peluang Usaha?

Simak penjelasan pengertian franchise atau waralaba dalam video berikut ini

Belajar Retail untuk Memaksimalkan Peluang Usaha

Simak penjelasan pengertian bisnis ritel atau retail berikut ini

Perbedaan Franchise dan Retail

Memulai suatu bisnis memang membutuhkan pertimbangan-pertimbangan yang tidak sedikit. Anda harus bisa memperkirakan seberapa besar peluang usaha yang didapatkan. Berikut ini akan diuraikan keunggulan dan kekurangan dari usaha franchise maupun retail :

Kepemilikan Usaha dan Merek

Bila dilihat dari segi kepemilikan usahanya, franchise dan retail mempunyai perbedaan. Franchise memang kepemilikannya adalah pribadi, namun Anda akan terikat oleh merek (brand) tertentu sesuai pilihan. Hal ini menyebabkan Anda harus mengikuti peraturan dan kebijakan yang telah dibuat oleh pemegang hak paten brand. Anda memiliki pergerakan terbatas di sini, sehingga tidak bisa mengeksplor bisnis sesuai keinginan.

Berbeda dengan sistem franchise, usaha retail atau eceran cenderung menjadi kepemilikan pribadi yang tidak terikat oleh pihak manapun. Anda bisa membangun bisnis sesuai dengan keinginan. Bahkan semua peraturan dan kebijakan dapat dibuat sendiri. Jadi, Anda lebih bebas dalam menetapkan aspek-aspek yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha, termasuk merek di dalamnya.

Reputasi Brand/Merek

Poin yang kedua adalah dari sisi reputasi brand atau mereknya. Pada posisi ini, usaha dengan jenis franchise memiliki keunggulan lebih daripada retail. Sebab, bisnis franchise biasanya mengeluarkan produk yang brand-nya sudah dikenal oleh masyarakat.

Menurut Wikipedia, merek adalah nama yang mempunyai arti. Contohnya jika disebutkan kata aqua, maka akan terlintas minuman pegunungan atau air mineral.

Bila Anda memilih usaha franchise minuman bubuk yang sudah populer, maka otomatis masyarakat langsung percaya. Anda pun tidak perlu repot-repot mengenalkan brand baru dan melakukan promosi besar-besaran. Tapi hati-hati, bisa jadi usaha franchise menjadi bumerang ketika brand tersebut mempunyai kesan negatif di mata masyarakat. Hal ini akan berakibat pada kepercayaan masyarakat yang berkurang terhadap bisnis Anda.

Lain bila Anda memilih usaha retail yang dibangun sendiri. Tentu Anda membutuhkan usaha yang lebih dalam mengenalkan brand kepada masyarakat. Usaha ini pun sifatnya relatif. Maknanya, brand bisa mencapai reputasi baik dalam waktu yang singkat maupun lama bergantung bagaimana cara Anda menggencarkan proses promosi. Jika sukses, maka peluang usaha anda untuk memenangkan persaingan akan semakin besar

peluang usaha franchise
Gambar ilustrasi peluang usaha franchise via bisniswaralaba.id

Modal yang Dibutuhkan

Bicara masalah modal, umumnya usaha franchise membutuhkan biaya yang lebih sedikit daripada retail. Namun tidak menutup kemungkinan kalau modal usaha retail  lebih kecil. Hal ini kembali lagi pada konsep yang Anda rencanakan. Sebelum memulai usaha, tentunya Anda sudah menyusun rencana ke depan bukan? Rencana tersebut bisa dijadikan sebagai acuan.

Misalnya ketika Anda ingin belajar memulai bisnis minuman bubuk dengan modal terbatas dan tidak ingin repot, maka franchise adalah pilihan tepat. Itu karena usaha ini sudah tersedia dalam bentuk paket. Sementara itu, usaha retail membutuhkan komponen yang lebih kompleks, sehingga modal yang dikeluarkan cenderung lebih besar. Akan tetapi, bila Anda memilih retail besar-besaran atau grosir, biayanya bisa ditekan.

Supplier atau Penyedia produk

Usaha franchise tidak dapat memilih supplier dengan bebas karena semua kebutuhannya telah disediakan oleh pihak franchisor. Yang harus dilakukan hanyalah menyetor modal, kemudian peralatan dan bahan baku mengikuti kebijakan franchisor. Meskipun Anda menemukan supplier yang dirasa menguntungkan, sayangnya kerja sama tak bisa diwujudkan.

Berbeda dengan usaha retail yang bebas memilih dan menentukan supplier sesuai keinginan. Kalau kebetulan supplier tersebut melakukan pelanggaran kerja sama dan merugikan usaha Anda, Anda pun dapat menggantinya dengan yang lain. Namun, Anda juga harus cerdas dalam memilih supplier yang dapat menyediakan kualitas terbaik terkait minuman bubuk. Pililhlah kualitas produk yang terbaik sehingga peluang usaha anda untuk sukses semakin besar.

Prosedur Operasional

Pada poin ini, usaha minuman bubuk secara franchise juga lebih unggul daripada retail. Itu karena franchisor telah menetapkan manajemen sistematis dan terstruktur. Misalnya adalah dari segi SOP (Standar Operasi Prosedur), jaringan antar supplier, sumber daya manusia, dan sebagainya. Dengan begitu, Anda hanya tinggal mengikuti sesuai alur yang ada.

Sementara itu, usaha retail yang identik dengan usaha sendiri biasanya harus menyusun sistem dari awal. Contohnya adalah dalam hal mempromosikan brand minuman bubuk, apa saja varian rasanya, konsep penjualannya, dan masih banyak lagi. Segi positifnya, Anda bisa membuat aturan sendiri tanpa harus mengikuti kebijakan pihak lain.

Risiko Kerugian

Setiap usaha yang dijalankan pasti memiliki risiko. Tapi, dari dua jenis usaha minuman bubuk tersebut, risiko paling tinggi adalah usaha retail. Sebab, usaha retail yang masih dilakukan oleh pemula tidak memiliki cukup power seperti halnya franchise. Terlebih lagi usaha retail oleh pemula ini belum pernah dilakukan sebelumnya, sehingga Anda tidak mempunyai gambaran yang jelas mengenai perjalanan usaha di masa yang akan datang.

Tingkat Keuntungan yang diperoleh

Usaha retail dinilai memiliki keuntungan yang lebih besar dibandingkan franchise. Mengapa? Itu karena usaha tersebut tidak terikat oleh perjanjian dengan pihak manapun. Selain itu, Anda bisa mendapatkan laba bersih dari setiap produk minuman bubuk yang dijual. Kalau digabungkan dengan total unit terjual, tentunya keuntungan akan semakin banyak. Belum lagi kalau outletnya lebih dari satu.

Sebaliknya, dalam usaha franchise Anda terikat kontrak dan perjanjian dengan franchisor. Ada sejumlah fee yang harus dibayarkan kepada franchisor sebagai pemegang hak paten brand. Hal ini akan mengurangi keuntungan yang didapatkan.

peluang usaha retail
Gambar ilustrasi peluang usaha retail

Daftar Perbedaan Franchise dan Retail

Penjelasan di atas dapat diringkas dalam bentuk tabel perbedaan franchise dan retail berikut ini. Semoga tabel ini membantu anda memilih peluang usaha jualan minuman bubuk.

PembedaFranchiseRetail
Kepemilikan usaha dan merekusaha milik sendiri, tapi merek punya franchisee. Bebas mengembangkan usaha, tapi terbatas pada merekUsaha dan merek punya sendiri. Bebas mengembangkan merek dan usaha.
Kemudahan mengembangkan merkMerk lebih populer, tidak perlu susah payah mengembangkan merekMerek belum dikenal masyarakat sehingga perlu usaha ekstra untuk mengembangkannya
Besaran modal dalam skala yg samaLebih kecil modalnya, hanya perlu beli lisensiLebih besar modalnya karena perlu mendaftarkan merek
Penyediaan produkHarus beli dari franchiseeBebas beli dari supplier manapun
Prosedur operasionalDitetapkan dan mengikuti SOP franchiseeHarus membuat SOP sendiri
Resiko kerugianJika mengikuti SOP, kerugian lebih kecilResiko rugi lebih besar karena perlu trial dan error sistem jualan
Tingkat keuntunganLebih kecilLebih besar

Kesimpulan

Apakah Anda sudah bisa menentukan jenis bisnis mana yang akan dipilih? Bisnis minuman bubuk yang sedang tren ini memang menggiurkan. Namun Anda perlu memperhatikan faktor internal dan eksternal sebagai pertimbangan dalam menjalankan usaha. Apapun pilihan yang ditentukan, pastikan Anda telah memikirkannya dengan matang.

Rekomendasi Usaha dengan Maklon

Buat kamu yang pengen jual minuman bubuk dengan merek sendiri, seperti kopi dan coklat, maka kamu bisa coba jasa maklon minuman. Salah satu rekomendasi perusahaan maklon minuman seperti kopi adalah PT. Lumbung Pangan Bogor.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *